Apa itu Konferensi G20? Berikut Keuntungannya untuk Masyarakat

Konferensi G20 menjadi topik hangat yang sedang ramai diperbincangkan di penghujung tahun ini. Pasaknya, tahun ini Indonesia dipercaya untuk menjadi tuan rumah dari hajatan besar tersebut. Acara tersebut dilaksanakan di Nusa Dua, Bali dan dihadiri oleh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dari beberapa negara di dunia.

Mengenal Konferensi G20 dan Pelaksanaannya di Indonesia

G20 (Group OF Twenty) merupakan forum kerja sama multilateral yang beranggotakan 19 negara utama dan Uni Eropa. Forum ini dibentuk pada tahun 1999 atas inisiasi anggota G7 dengan merangkul negara yang maju maupun berkembang. Tujuan forum ini adalah untuk mewujudkan pertumbuhan global yang kuat, seimbang, berkelanjutan, dan inklusif.

Berbeda dengan forum multilateral lainnya, G20 tidak memiliki sekretariat tetap. Fungsi presidensi dipegang oleh salah satu negara anggota dan berganti setiap tahun. Pada tahun 2022 ini, Indonesia berkesempatan untuk memegang presidensi G20 dan melaksanakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT).

Konferensi G20 di Indonesia mengusung tema “Sembuh Bersama, Sembuh Lebih Kuat”. Melalui tema ini, Indonesia mengajak seluruh dunia untuk saling mendukung agar pulih bersama serta tumbuh menjadi lebih kuat dan berkelanjutan. Adapun agenda KTT G20 digelar di Nusa Dua, Bali mulai tanggal 10-17 November 2022.

Keuntungan G20 Bagi Masyarakat

Adanya forum G20 tentu saja memberikan keuntungan dan peran nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat dari negara anggotanya. Adapun keuntungan yang didapatkan oleh masyarakat dari G20 antara lain adalah:

1. Teratasinya Krisis Keuangan Global 2008

Salah satu kesuksesan terbesar G20 adalah berhasil menangani krisis keuangan global yang terjadi pada tahun 2008. Sehingga dunia bisa kembali ke jalur pertumbuhan dan mendorong reformasi penting di bidang keuangan.

2. Kebijakan Pajak

G20 juga memacu OECD untuk mendorong pertukaran informasi mengenai pajak. Sehingga hadirlah Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) yang sudah difinalisasi pada 2015. Melalui BEPS, sekarang 139 negara dan jurisdiksi telah bekerja sama untuk hidup penghindaran pajak.

3. Berkontribusi dalam Menangani Pandemi Covid-19

G20 berperan dalam penangguhan pembayaran utang negeri negara rendah di masa pandemi Covid-19. Selain itu, G20 juga melakukan penurunan pajak impor, serta pengurangan bea untuk vaksin, desinfektan, peralatan medis, dan obat-obatan.

4. Mengatasi Isu-isu Lainnya

G20 juga berperan dalam isu internasional lain seperti perdagangan, iklim dan pembangunan. Forum ini juga mendukung gerakan politis yang berujung pada Paris Agreement on Climate Change di tahun 2015.

Sekian informasi mengenai konferensi G20, pelaksanaannya serta keuntungan yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Sebagai warga Indonesia, tentunya kita turut bangga atas pelaksanaan event ini di Bali. Melalui event ini, diharapkan wisata-wisata Indonesia semakin dikenal oleh masyarakat mancanegara.

Bagi Anda yang juga ingin mengenal lebih dalam seputar pesona wisata Indonesia, bisa meluncur ke indonesia.travel. Situs yang dikembangkan oleh Kemenparekraf ini menyuguhkan berbagai informasi soal tempat-tempat menarik di Indonesia. Bagi Anda yang ingin honeymoon ke Lombok, berburu souvenir Jogja Malioboro, atau mengunjungi pantai-pantai Bali, semua rekomendasinya ada di indonesia.travel. Yuk, kunjungi situsnya dan bersiap-siaplah terpesona dengan keindahan negara Indonesia!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *